4/29/2012 (1:12pm)

Love Letter to Mr. MRA

Dear Mr. MRA,

Dari kemarin aku mikirin kamu terus, mulai dari pengakuan kamu di mobil Arlita..

Aku sangat bersyukur, berterima kasih kepada Allah SWT, ada kamu yang begitu sayangiku..

Kamu, orang yang selalu berterima kasih, padahal kamu lah orang yang memberi..

Kamu, tidak hanya memberi setiap ku meminta, tapi selalu menawarkan apa yang aku butuhkan..

Kamu, orang yang selalu merindukanku.. kamu tau? aku juga kangen.. hhehe..

Kamu, orang yang selalu minta maaf karena begitu menyayangiku.. Apa yg perlu dimaafkan? Kamu ga salah apa-apa..

Terima kasih, sudah menyayangiku..

Terima kasih, karena selalu membuatku merasa berharga dan istimewa..

Terima kasih, karena kamu aku tau rasanya cinta yang berbalas..

Terima kasih, karena kamu aku aku ga pernah ngerasa sendiri..

Dan banyak lagi rasa terima kasih yang ingin kuucapkan..

Terima kasih untuk setiap genggaman tangan yang menenangkanku, untuk bahu yang selalu siap menjadi sandaranku, untuk pelukan yang memberikanku rasa aman..

Terima kasih untuk setiap toleransi, untuk setiap pengertian, untuk setiap kesabaran, setiap omelan yang mengingatkan aku untuk kebaikan aku..

Terima kasih untuk semua telepon tengah malam, untuk kata-kata yang kamu sampaikan lewat telepon ketika berfikir aku sudah tertidur (sebenernya aku denger lho..)

Selain segudang rasa terima kasih, aku juga punya segudang permintaan maaf..

Maaf karena aku blm bisa memperlakukan kamu dengan semestinya…

Maaf karena keluargaku belum bisa se-welcome keluargamu..

Maaf karena aku selalu sibuk, kurang waktu berdua..

Maaf ketidak pengertianku akan kondisimu..

Maaf aku masih malu, terlalu banyak mikir, yes I have my own issues..

dan Maaf karena semua ini hanya bisa aku tuliskan, blm bisa aku sampaikan langsung ke kamu..

Jangan marah ya, ntah apa yang menahanku untuk mengungkapkan ini. Aku juga ga ngerti.

PS: Dari pacarmu yang selalu sibuk, susah mengungkapkan perasaannya, tapi di dalam sangat menyayangimu, wholeheartedly :)

4/29/2012 (1:09pm)

Love Letter to Mr. MRA

Dear Mr. MRA,

Dari kemarin aku mikirin kamu terus, mulai dari pengakuan kamu di mobil Arlita..

Aku sangat bersyukur, berterima kasih kepada Allah SWT, ada kamu yang begitu sayangiku..

Kamu, orang yang selalu berterima kasih, padahal kamu lah orang yang memberi..

Kamu, tidak hanya memberi setiap ku meminta, tapi selalu menawarkan apa yang aku butuhkan..

Kamu, orang yang selalu merindukanku.. kamu tau? aku juga kangen.. hhehe..

Kamu, orang yang selalu minta maaf karena begitu menyayangiku.. Apa yg perlu dimaafkan? Kamu ga salah apa-apa..

Terima kasih, sudah menyayangiku..

Terima kasih, karena selalu membuatku merasa berharga dan istimewa..

Terima kasih, karena kamu aku tau rasanya cinta yang berbalas..

Terima kasih, karena kamu aku aku ga pernah ngerasa sendiri..

Dan banyak lagi rasa terima kasih yang ingin kuucapkan..

Terima kasih untuk setiap genggaman tangan yang menenangkanku, untuk bahu yang selalu siap menjadi sandaranku, untuk pelukan yang memberikanku rasa aman..

Terima kasih untuk setiap toleransi, untuk setiap pengertian, untuk setiap kesabaran, setiap omelan yang mengingatkan aku untuk kebaikan aku..

Terima kasih untuk semua telepon tengah malam, untuk kata-kata yang kamu sampaikan lewat telepon ketika berfikir aku sudah tertidur (sebenernya aku denger lho..)

Selain segudang rasa terima kasih, aku juga punya segudang permintaan maaf..

Maaf karena aku blm bisa memperlakukan kamu dengan semestinya…

Maaf karena keluargaku belum bisa se-welcome keluargamu..

Maaf karena aku selalu sibuk, kurang waktu berdua..

Maaf ketidak pengertianku akan kondisimu..

Maaf aku masih malu, terlalu banyak mikir, yes I have my own issues..

dan Maaf karena semua ini hanya bisa aku tuliskan, blm bisa aku sampaikan langsung ke kamu..

Jangan marah ya, ntah apa yang menahanku untuk mengungkapkan ini. Aku juga ga ngerti.

PS: Dari pacarmu yang selalu sibuk, susah mengungkapkan perasaannya, tapi di dalam sangat menyayangimu, wholeheartedly :)

3/22/2012 (2:05am)

Dear Mr. MRA,

I always like our late at night and early morning conversation :)

2/29/2012 (12:59pm) 1 note

Efek samping berkunjung

Semakin banyak yang kamu berikan, semakin nyaman yang kurasakan, semakin takut aku kehilangan..

Aku takut semuanya terlalu terburu-buru, tapi rasanya benar-benar menyenangkan membayang ada kamu di masa depanku..

leilockheart:

FOLLOW for more photos

looks delicious..

(Source: mochacafe, via leilockheart)

Gw bukan tipe cewek yang suka mengatakan hal-hal ‘manis’ kayak gini, tapi ntah kenapa kali ini gw pengen ngereblog gambar ini setelah nginget elu..

(Source: leilockheart)

But, the most important thing is I like you just the way you are..

(Source: leilockheart)

3000

  • Ijal : "ini berapa, ul?" (sambil menunjukkan uang seribu)
  • Aul : "selibu"
  • Ijal : "kalau ada dua jadi berapa?" (sambil menunjukkan satu lembar lagi uang seribu)
  • Aul : "dua libu"
  • Ijal : "nah, kalau yang ini berapa?" (sambil menunjukkan uang koin lima ratus)
  • Aul : "lima latus"
  • Ijal : "Jadi, kalau ditambah yang ini, berapa?" (sambil menunjukkan uang dua ribu yg tadi)
  • Aul : "TIGA LIBU!"
  • 2000 + 500 = 3000 : )) adik kecil yang lucu..

2/29/2012 (12:41pm)

2/23/2012 (1:03pm)

Kadang gw sebel, kenapa gw cepet banget kangen sama lu.

Dan gw menolak buat mengakuinya. Nah kan, gw sekarang merasa semakin bego.

Iya, gara-gara elu, si bocah berewokan :p